PMI Mempawah Bagikan 1.600 Masker ke Warga Terdampak Kabut Asap, Sasar Pasar hingga Dusun Suap di Desa Pasir

Penulis: Sabar Simanjuntak  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 08:17:01 WIB
PMI Mempawah membagikan 1.600 masker kepada warga terdampak kabut asap di Pasar Mempawah hingga Dusun Suap, Desa Pasir, Minggu (30/8/2026).

MEMPAWAH — Sebanyak 1.600 masker dibagikan Palang Merah Indonesia (PMI) Mempawah, Kalimantan Barat, kepada masyarakat yang terdampak kabut asap, Minggu (30/8/2026). Distribusi menyasar sejumlah titik aktivitas warga, mulai dari Pasar Mempawah, kawasan lampu merah Mempawah, Desa Pasir, hingga Dusun Suap di Desa Pasir.

Kegiatan itu menjadi upaya PMI membantu warga mengurangi risiko gangguan kesehatan, khususnya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat kualitas udara di wilayah tersebut menurun dalam beberapa pekan terakhir.

Titik Distribusi: Pasar, Lampu Merah, hingga Dusun Suap

Ketua PMI Mempawah, Arief Rinaldi, mengatakan pembagian masker dilakukan di lokasi yang menjadi pusat aktivitas harian masyarakat. "Distribusi masker dilakukan di Pasar Mempawah, kawasan lampu merah Mempawah, Desa Pasir, hingga Dusun Suap, Desa Pasir," ujar Arief.

Ia menambahkan, pemilihan titik-titik tersebut tidak terlepas dari tingginya mobilitas warga, baik pedagang, pembeli, maupun pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

1.600 Masker untuk 925 Laki-laki dan 675 Perempuan

Dalam kegiatan itu, PMI Mempawah menyalurkan 32 box masker atau setara 1.600 masker. Seluruh bantuan diperuntukkan bagi 1.600 penerima manfaat yang terdiri dari 925 laki-laki dan 675 perempuan.

Distribusi berlangsung selama tiga setengah jam, dimulai pukul 09.00 hingga 12.30 WIB. Sebanyak sembilan petugas PMI diterjunkan untuk menjangkau seluruh lokasi sasaran.

Tim PMI Tempuh 26 Kilometer

Untuk mencapai titik distribusi yang tersebar di pasar, persimpangan jalan, hingga permukiman pedesaan, tim PMI menempuh jarak sekitar 26 kilometer. Jarak tempuh yang cukup panjang ini membuat pembagian masker dilakukan dengan pembagian tim agar seluruh lokasi terlayani dalam rentang waktu yang bersamaan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari layanan rutin PMI Mempawah dalam situasi darurat kabut asap. Sebelumnya, PMI juga gencar melakukan sosialisasi kesehatan kepada masyarakat di wilayah rawan karhutla.

Imbauan PMI untuk Warga

Arief berharap pembagian masker itu dapat membantu masyarakat tetap terlindungi saat beraktivitas di luar rumah, terutama ketika kualitas udara memburuk. "Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah, mengurangi aktivitas di area dengan paparan asap tinggi, serta menjaga kondisi kesehatan," katanya.

Menurut Arief, kepedulian terhadap kesehatan harus dilakukan secara bersama-sama. "Selain menggunakan masker, masyarakat juga diharapkan segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya," pungkas Arief Rinaldi.

PMI Mempawah berencana melanjutkan pendistribusian masker di wilayah lain selama kondisi kabut asap masih berlangsung. Masyarakat diminta memantau informasi resmi dari instansi terkait untuk mengetahui perkembangan kualitas udara di daerahnya.

Reporter: Sabar Simanjuntak
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top