KALIMANTAN BARAT — Justin Marshall, developer di balik proyek 'Microsoft Word for Windows 1.1a' di GitHub, berhasil membawa aplikasi pengolah kata era 1990 ke sistem operasi terbaru Microsoft. Tom's Hardware melaporkan bahwa ini bukan sekadar emulasi, melainkan port native x64 yang berfungsi penuh di Windows 11.
Marshall menjelaskan bahwa proyek ini memanfaatkan kode sumber Word for Windows 1.1a yang dirilis Microsoft lebih dari satu dekade lalu. Kode tersebut kini tersedia di Computer History Museum dan menjadi fondasi utama pengembangan port ini.
Proses konversi melibatkan penggantian komponen lawas dengan "modern replacements for the 16-bit assembly, segmented-memory, and Win16 platform boundaries". Hasil akhirnya adalah aplikasi pengolah kata sederhana dengan jejak sistem yang sangat ramping.
Keunggulan utama port ini adalah efisiensi sumber daya yang luar biasa. Seluruh aplikasi dapat berjalan hanya dengan kurang dari 1 MB RAM di Windows 11, menjadikannya salah satu aplikasi paling ringan yang pernah berjalan di sistem operasi tersebut.
Tidak ada fitur AI, tidak ada antarmuka rumit, dan tidak ada pembaruan besar-besaran. Ini murni pengolah kata dengan fungsi dasar yang berjalan mulus di perangkat keras modern.
Sayangnya, tidak ada paket instalasi siap unduh untuk aplikasi ini. Marshall menegaskan bahwa "historical source files retain their original Microsoft and third-party copyright notices", sehingga tidak bisa dibagikan secara bebas di internet.
Pengguna yang ingin mencobanya harus mengikuti instruksi di repositori GitHub. Persyaratan teknisnya meliputi Visual Studio 2022 dengan Desktop development dengan C++, Windows 11 atau 10 SDK, CMake 3.25 atau lebih baru, serta PowerShell.
Bagi yang tidak ingin repot dengan proses kompilasi, ada opsi lain. Seorang Redditor menyebut bahwa "Microsoft Office 97 will install and run on Windows 11 with no hassle. I've been using it for years now just for the fun of it." Namun perlu diingat, aplikasi lama memiliki risiko keamanan karena tidak mendapat patch untuk kerentanan terbaru.
Untuk pengguna yang hanya butuh editor teks sederhana, TinyRetroPad bisa menjadi pilihan. Aplikasi ini dibangun dengan semangat yang sama seperti editor teks asli Microsoft, dengan ukuran file yang sangat kecil.
Proyek port Word 1.1a ini menarik karena menunjukkan seberapa jauh aplikasi pengolah kata bisa disederhanakan. Meski tidak praktis untuk penggunaan sehari-hari, proyek ini menjadi bukti bahwa produktivitas tidak selalu membutuhkan fitur berlimpah—terkadang, kesederhanaan justru lebih efisien.