PONTIANAK — Warga Kalimantan Barat yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi ke jenjang magister atau doktor kini memiliki peluang lebih besar. Pemerintah melalui LPDP resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 sejak 30 Juni 2026 dengan sepuluh skema beasiswa yang mencakup berbagai bidang keilmuan.
Kebijakan ini diumumkan dalam kegiatan Jakarta Kreatif Festival di Jakarta, Minggu, oleh Kepala Sub Divisi Komunikasi LPDP, Risqi Sita Novanti. Ia menegaskan bahwa pembukaan tahap kedua ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan tinggi bagi berbagai kelompok masyarakat.
Dalam skema Beasiswa LPDP 2026 Tahap II, pemerintah membuka berbagai jalur pendanaan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan nasional. Program yang tersedia antara lain:
LPDP menegaskan bahwa meskipun jumlah program diperluas, mekanisme seleksi tetap dilakukan secara ketat dan berlapis. Tahapan seleksi terdiri dari seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi.
Menurut LPDP, sistem ini tetap dipertahankan untuk memastikan penerima beasiswa memiliki kapasitas akademik, integritas, dan rencana kontribusi yang jelas bagi Indonesia.
Pemerintah menilai keberagaman skema beasiswa ini penting untuk menjangkau talenta dari berbagai latar belakang, mulai dari sains dan teknologi, sosial humaniora, hingga tenaga kesehatan spesialis.
"Program ini disiapkan agar masyarakat dari berbagai latar belakang dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan sesuai kebutuhan pembangunan nasional," ujar Risqi Sita Novanti.
Bagi warga Kalbar yang berminat, pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 telah dibuka sejak 30 Juni 2026. Informasi lebih lanjut mengenai persyaratan dan jadwal seleksi dapat diakses melalui portal resmi LPDP.