Harga Emas Antam Ambrol Rp 18.000, Buyback Terjun Bebas Rp 36.000 per Gram

Penulis: Ramli Siregar  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 11:48:01 WIB
Harga buyback emas Antam turun signifikan menjadi Rp 2.372.000 per gram.

KALIMANTAN BARAT — Bagi pemegang emas Antam yang berniat mencairkan investasi, kabar ini kurang menggembirakan. Harga buyback—harga yang dibayarkan Antam saat nasabah menjual kembali emasnya—terpangkas signifikan menjadi Rp 2.372.000 per gram. Artinya, selisih antara harga jual dan harga beli kembali kian melebar.

Perlu dicatat, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, transaksi buyback di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Potongan ini langsung dipotong dari total nilai transaksi saat penjualan dilakukan. Jadi, investor perlu memperhitungkan potensi tambahan beban pajak sebelum memutuskan menjual.

Rentang Harga Sepekan dan Sebulan Terakhir

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak fluktuatif di kisaran Rp 2.655.000 hingga Rp 2.703.000 per gram. Sementara jika ditarik dalam sebulan, level tertinggi sempat menyentuh Rp 2.803.000 per gram. Kondisi ini menunjukkan tekanan jual cukup kuat dalam beberapa hari terakhir.

Untuk pembelian, harga emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram dibanderol Rp 1.377.500. Sementara itu, ukuran 10 gram dijual Rp 26.045.000, dan logam mulia ukuran 1 kilogram (1.000 gram) mencapai Rp 2,59 miliar.

Rincian Harga Emas Antam 24 Juni 2026

Berikut daftar lengkap harga emas batangan Antam untuk berbagai ukuran:

  • 0,5 gram: Rp 1.377.500
  • 1 gram: Rp 2.655.000
  • 2 gram: Rp 5.250.000
  • 5 gram: Rp 13.050.000
  • 10 gram: Rp 26.045.000
  • 25 gram: Rp 64.987.000
  • 50 gram: Rp 129.995.000
  • 100 gram: Rp 259.712.000
  • 250 gram: Rp 649.015.000
  • 500 gram: Rp 1.297.820.000
  • 1.000 gram: Rp 2.595.600.000

Penurunan harga ini menjadi sinyal bagi pelaku pasar untuk mencermati pergerakan harga emas global dan kebijakan moneter ke depan. Bagi investor ritel, momen koreksi bisa menjadi peluang akumulasi, namun selisih buyback yang lebar tetap perlu diwaspadai sebagai biaya likuiditas investasi emas fisik.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top