SAMBAS — Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Sambas dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah jaringan listrik milik PLN terputus. Tim teknis dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang langsung diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan pemulihan.
Berdasarkan laporan sementara dari petugas di lapangan, hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan menimpa kabel jaringan tegangan menengah (JTM). Akibatnya, aliran listrik ke beberapa desa di Kecamatan Sambas dan sekitarnya sempat terputus total.
“Petugas kami langsung bergerak setelah cuaca mulai membaik. Prioritas utama adalah memotong pohon yang menimpa jaringan dan mengganti komponen yang rusak,” ujar Manajer PLN UP3 Singkawang dalam keterangan resminya.
PLN mencatat, sedikitnya 300 hingga 500 pelanggan di tiga kecamatan terdampak insiden ini. Wilayah yang paling parah terdampak adalah Kecamatan Sambas, Kecamatan Teluk Keramat, dan Kecamatan Sejangkung.
Untuk mempercepat proses pemulihan, PLN menerjunkan dua tim regu cepat yang bekerja secara bergiliran selama 24 jam. Tim juga membawa peralatan berat seperti chainsaw dan mobil crane untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menghalangi akses jalan.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mendekati kabel listrik yang putus atau pohon yang bersentuhan dengan jaringan. Jika menemukan situasi berbahaya, warga diminta segera melapor ke kantor PLN terdekat atau melalui aplikasi PLN Mobile.
“Kami mengingatkan warga untuk tidak memotong pohon yang dekat dengan jaringan listrik tanpa koordinasi dengan petugas. Keselamatan adalah prioritas utama,” tambah perwakilan PLN.
Hingga berita ini diturunkan, sebagian besar wilayah terdampak di Kabupaten Sambas sudah kembali menyala. PLN menargetkan seluruh pasokan listrik pulih total dalam waktu 24 jam ke depan, kecuali jika cuaca ekstrem kembali terjadi.