KETAPANG — Tim tinju Kabupaten Ketapang mencatatkan prestasi gemilang dengan membawa pulang tiga medali emas dari ajang West Borneo Championship (WBC) 2026. Kompetisi bergengsi yang digelar di Pontianak tersebut diikuti oleh perwakilan dari 12 kabupaten dan kota di seluruh Kalimantan Barat.
Keberhasilan ini mempertegas posisi Ketapang sebagai lumbung atlet tinju potensial di tingkat regional. Bupati Ketapang Alexander Wilyo memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet, pelatih, hingga pengurus yang telah berjuang mengharumkan nama daerah pada Minggu (3/5/2026).
Tinju di Ketapang memiliki akar sejarah yang kuat dengan keterlibatan unsur TNI. Alexander menyebutkan bahwa cabang olahraga ini tumbuh dan berkembang secara konsisten di bawah pembinaan Kodim 1203 Ketapang selama bertahun-tahun.
Setiap Komandan Distrik Militer (Dandim) yang menjabat secara turun-temurun berperan aktif sebagai pembina. Pola asuh ini terbukti efektif melahirkan petinju berbakat yang mampu bersaing di level nasional hingga kancah internasional.
“Sebagai kepala daerah, saya mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih. Ini merupakan hasil kerja keras atlet, pelatih, dan semua pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga tinju di Ketapang,” ujar Alexander Wilyo.
Salah satu faktor kunci di balik kesuksesan ini adalah kehadiran pelatih berpengalaman. Alex memuji sosok pelatih yang akrab disapa Bang Dami, yang memiliki rekam jejak panjang dalam mencetak atlet kelas dunia dari Bumi Ale-Ale.
“Apalagi saat ini pelatih tinju ketapang memang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya, baik saat masih atlet hingga jadi pelatih, bahkan bang Dami ini telah mencetak juara dunia yang kita tahu Daud Yordan,” jelasnya.
Prestasi di WBC 2026 menjadi bukti nyata bahwa kualitas instruktur lokal Ketapang tetap berada di level tertinggi. Pemerintah berharap momentum ini dapat dipertahankan untuk menghadapi berbagai kejuaraan besar di masa mendatang.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) akan memberikan perhatian khusus kepada para peraih medali. Kebijakan ini diambil untuk mendorong semangat para atlet agar terus meningkatkan kemampuan mereka.
“Pemerintah daerah, akan memberikan perhatian kepada atlet dan pelatih berprestasi melalui Dinas Pemuda dan Olahraga sebagai bentuk dukungan terhadap kemajuan olahraga di daerah,” kata Alex.
Kepala Dispora Kabupaten Ketapang, Doni Andriawan, menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti instruksi pimpinan daerah tersebut. Ia menegaskan bahwa dukungan akan diberikan secara proporsional sesuai dengan regulasi dan kondisi finansial daerah.
“Pada prinsipnya kami mendukung kebijakan Bupati. Tentu pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” ucap Doni.
Keberhasilan tim tinju di WBC diharapkan menjadi pemantik semangat bagi cabang olahraga lainnya di Ketapang. Sinergi antara pemerintah, pembina, dan atlet menjadi kunci utama dalam meraih prestasi pada ajang single event maupun multi event.
Pemerintah daerah optimis Ketapang dapat terus melahirkan bibit-bibit baru yang mampu mengikuti jejak sukses Daud Yordan. Fokus saat ini adalah memastikan program latihan tetap berjalan intensif setelah kepulangan tim dari Pontianak.