Bank Kalbar Aset Rp27,68 Triliun Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Penulis: Wisnu Wardana  •  Sabtu, 02 Mei 2026 | 20:57:39 WIB
Rapat Umum Pemegang Saham Bank Kalbar resmi tunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama.

Pontianak — Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Kalbar, Rabu (11/2/2026), resmi menunjuk Edy Kusnadi sebagai Calon Direktur Utama. Penunjukan ini dipandang strategis untuk memperkuat peran bank daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Barat melalui program-program pemerintah.

Edy Kusnadi menyampaikan kondisi Bank Kalbar sangat sehat berdasarkan kinerja keuangan tahun 2025. Risiko kredit tetap terkontrol dengan NPL Gross 1,85% dan Net 0,58%, sementara efisiensi operasional menunjukkan angka BOPO 69,94% yang baik.

Aset Produktif Dominan Hasilkan Pendapatan

Bank Kalbar mencatatkan total aset tahun 2025 sebesar Rp27,68 triliun dengan aset produktif Rp26,75 triliun. Dominasi aset yang menghasilkan pendapatan ini berhasil mencetak laba bersih Rp511 miliar di tahun yang sama.

"Bank Kalbar sangat siap dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan ekonomi daerah," tegas Edy Kusnadi dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu (2/5/2026).

Permodalan yang sangat kuat terlihat dari CAR 36,97%, profitabilitas stabil dengan ROA 2,61% dan ROE 12,28%, serta likuiditas terjaga pada level LDR 85,59%. Metrik-metrik ini mengindikasikan bank siap menghadapi tantangan ekonomi dan ekspansi bisnis.

Penyaluran Kredit UMKM Lampaui Target

Upaya Bank Kalbar memperkuat ekonomi daerah terukur dari penyaluran kredit UMKM yang mencapai Rp2,93 triliun dengan 19 ribu lebih nasabah debitur per 31 Maret 2026. Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen bank terhadap pengembangan usaha kecil dan menengah.

Edy mengumumkan Bank Kalbar siap meningkatkan porsi kredit UMKM lebih besar dari pencapaian 2025. Perluasan ini tetap didukung manajemen risiko terintegrasi, penguatan fungsi kepatuhan, dan pelaksanaan audit berkala sebagai bagian dari three lines of defense.

Kredibilitas Pimpinan Baru Terukur Sertifikasi

Edy Kusnadi memiliki kelengkapan sertifikasi manajemen risiko hingga jenjang tertinggi VII sesuai standar industri perbankan. Ia juga telah melampaui pra-syarat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan mengantongi sertifikasi analisa keuangan bagi calon pimpinan bank.

Kehadiran pemimpin dengan track record penguasaan risiko ini diharapkan menjadi stabilisator operasional Bank Kalbar dalam menyeimbangkan ekspansi kredit dengan prudensial banking yang ketat.

Reporter: Wisnu Wardana
Back to top