Bahlil Sebut Harga BBM Subsidi Tak Naik di Tengah Gejolak Global, Apresiasi Dua Tahun Prabowo-Gibran

Penulis: Tedy Rustandi  •  Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:34:01 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan pernyataan seusai peringatan HUT ke-62 Golkar di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

KALIMANTAN BARAT — Harga BBM subsidi di Indonesia tidak mengalami kenaikan meski gejolak global berlangsung besar, dan hal itu disorot Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia seusai peringatan HUT ke-62 Golkar di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Bahlil menyebut hanya sedikit negara yang menahan harga BBM bersubsidi, dan ia menilai keputusan itu lahir dari perintah Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan itu muncul bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran.

Partai Golkar menempatkan sekitar 12 kadernya di Kabinet Merah Putih. Bahlil Lahadalia, yang juga menjabat Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, menyebut posisi itu membuat partainya ikut memikul tanggung jawab atas jalannya program prioritas pemerintah, bukan sekadar memberi dukungan dari luar.

Harga BBM Subsidi Jadi Sorotan di Tengah Tekanan Global

Keputusan mempertahankan harga BBM bersubsidi disebut Bahlil sebagai bagian dari program kerakyatan yang paling terasa dampaknya. Menurutnya, tekanan kondisi internasional membuat langkah tersebut tidak lazim di banyak negara.

"Di antaranya terutama program-program kerakyatan, di antaranya bagaimana harga BBM tidak dinaikkan di tengah gejolak global yang begitu besar sekali," kata Bahlil di Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Ia menambahkan, "Tidaklah berlebihan kalau saya mengatakan bahwa sedikit negara yang tidak menaikkan harga BBM subsidi, Indonesia salah satu di antaranya. Ini semua karena perintah Bapak Presiden."

Dua Tahun Pemerintahan dan Posisi Golkar di Kabinet

Peringatan hari jadi Golkar tahun ini bertepatan dengan dua tahun kepemimpinan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Bahlil menyampaikan rasa syukur atas kebetulan waktu tersebut.

"Ya, alhamdulillah hari ini kita bertepatan dengan 2 tahun kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Pak Gibran Rakabuming Raka," ujarnya.

Dalam pernyataannya, Bahlil menempatkan Golkar sebagai partai pertama yang memberi apresiasi atas kinerja kolektif kabinet. Ia menyebut dukungan itu disertai tanggung jawab untuk bekerja maksimal mewujudkan seluruh program prioritas presiden.

"Golkar yang pertama memberikan apresiasi atas kinerja kolektif yang dilakukan oleh pemerintah di bawah pimpinan Bapak Presiden. Dan sudah tentu kami sebagai kader Partai Golkar ada sekitar 12 orang dalam anggota kabinet, merasa ikut bertanggung jawab dalam bekerja secara maksimal dalam mewujudkan seluruh program-program yang telah menjadi program prioritas Bapak Presiden," kata Bahlil.

Yang Diminta Golkar dari Kadernya di Pemerintahan

Bahlil menegaskan partainya mengapresiasi langkah pemerintah menjalankan program yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Penekanannya bukan pada klaim capaian, melainkan pada kontribusi kader Golkar di dalam pemerintahan agar program prioritas presiden terlaksana dengan baik.

Pernyataan itu disampaikan seusai acara di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. Bahlil hadir dalam rangkaian peringatan HUT ke-62 Partai Golkar yang digelar pada hari yang sama.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: fraksigolkar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top