NGABANG — Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, memastikan kesiapan armada dan personel pemadam kebakaran terus diperkuat untuk menghadapi karhutla yang mulai meluas. Pengecekan pasukan gabungan dilakukan di Ngabang, menyusul terpantaunya titik api yang berpotensi menyebar di Kecamatan Ngabang.
“Ya ini kita juga mengecek kesiapan dari badan pemadam kebakaran ya. Seperti yang dilihat tadi memang ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, kemudian juga dari pemadam swasta,” kata Karolin usai melakukan pengecekan.
Untuk area yang sulit dijangkau jalur darat, Pemkab Landak telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Dukungan teknis berupa water bombing hingga modifikasi cuaca disiapkan untuk mempercepat pemadaman.
“Tapi biasanya untuk kebakaran lahan yang tempatnya terlalu terpencil, kita juga meminta bantuan dari provinsi untuk water bombing dan juga modifikasi cuaca,” ujarnya.
Tim gabungan saat ini tengah melakukan mitigasi di Kecamatan Ngabang yang titik apinya terpantau paling ketat. “Kami sudah mengirim tim juga untuk ke sana dan melakukan mitigasi, sudah berkoordinasi dengan provinsi juga,” tambah Karolin.
Dampak karhutla terhadap kesehatan menjadi perhatian serius. Karolin menegaskan kualitas udara pagi ini berada di level hampir berbahaya, sehingga masyarakat diminta menunda seluruh kegiatan yang tidak mendesak di luar ruangan.
“Kepada masyarakat Kabupaten Landak, pagi hari ini kualitas udara kita masuk dalam zona hampir berbahaya. Oleh karena itu saya mengimbau kita semua untuk mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak perlu,” tegasnya.
Meski masih dalam suasana perayaan Hari Kemerdekaan, Karolin secara khusus meminta panitia dan peserta menunda semua perlombaan atau turnamen yang digelar di luar ruangan. Langkah ini diambil demi menghindari gangguan pernapasan akibat polusi udara.
“Kegiatan-kegiatan turnamen agar ditunda terlebih dahulu. Baik itu turnamen bola, voli, maupun apapun yang berada di luar ruangan. Panitia dan para peserta menahan diri, ditunda terlebih dahulu sampai keadaan cuaca ini membaik dan kualitas udara kita membaik,” tutup Karolin.