11 UMKM Binaan Bank Indonesia Kalbar Pamerkan Kain Tenun hingga Kopi di KKI 2026 Jakarta, Target Perluas Pasar Ekspor

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 21 Agustus 2026 | 15:38:01 WIB
Pengunjung mengamati produk kain tenun dan songket dari enam UMKM binaan Bank Indonesia Kalimantan Barat pada ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 di Jakarta.

Sebanyak 11 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan Bank Indonesia Kalimantan Barat menampilkan produk unggulannya di ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 20–23 Agustus 2026. Keikutsertaan ini menjadi upaya konkret memperkuat promosi produk lokal asal Kalbar sekaligus membuka peluang perluasan pasar dan akses pembiayaan bagi para pelaku usaha.

PONTIANAK — Sebanyak 11 UMKM binaan Bank Indonesia Kalimantan Barat menampilkan produk unggulannya di ajang Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada 20–23 Agustus 2026. Keikutsertaan ini menjadi upaya konkret memperkuat promosi produk lokal asal Kalbar sekaligus membuka peluang perluasan pasar dan akses pembiayaan bagi para pelaku usaha.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Barat Doni Septadijaya di Jakarta, Jumat, menyebutkan bahwa dari total 271 UMKM binaan BI Kalbar, sebanyak 11 di antaranya terpilih untuk tampil secara langsung di pameran yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC) tersebut.

Enam Perajin Kain Tenun dan Songket Tampil di Panggung Nasional

Kategori wastra atau kain tradisional menjadi sektor yang paling banyak diwakili dalam pameran ini. Enam UMKM wastra Kalbar hadir secara luring, yaitu BornNeo, Betanun, Dayang Songket, Galeri Kain Pantang, Rumah Rakuji, dan Kelompok Tenun Endo Sagado.

Selain itu, empat UMKM makanan olahan turut meramaikan stan pameran, yakni Larasita, 101 Coffee House, D Kriuk, dan Kalara Borneo. Satu UMKM lainnya, Kojal, mengikuti business matching secara daring.

Ragam Produk Kriya dan Fashion Siap Pakai Ikut Dipamerkan

Bank Indonesia Kalbar tidak hanya membawa produk jadi, tetapi juga memperkenalkan produk ready to wear dan kriya dari sejumlah jenama lokal. Beberapa di antaranya adalah Begayabyta, Ludic, Oda, Niinaka, Taotoba, Anjabyl, dan KeGia Art.

Kalbar juga berpartisipasi dalam program Cangkir Barusta melalui Valentino dan Farhan Dirga, serta Citra Nusa yang menghadirkan Galeri Kain Pantang dan Kelompok Tenun Endo Sagado. Secara keseluruhan, sebanyak 16 UMKM binaan BI Kalbar mengikuti pameran secara daring.

KKI 2026 Angkat Semangat Kebangkitan UMKM Nasional

KKI 2026 mengusung tema "Penguatan Sinergi untuk Mendorong UMKM Bangkit, Tangguh, dan Berdaya Saing". Acara yang merupakan penyelenggaraan ke-11 ini dibuka oleh Pejabat Gubernur Sementara Bank Indonesia Destry Damayanti bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Selvi Gibran Rakabuming.

Ajang ini menghadirkan lebih dari 550 UMKM dalam pameran luring serta lebih dari 1.300 UMKM melalui platform digital. Kegiatan juga dilengkapi 44 rangkaian acara, termasuk business matching pembiayaan dan ekspor, showcase UMKM, talkshow, hingga aktivitas ekonomi kreatif.

Destry menjelaskan, penguatan UMKM ke depan diarahkan pada tiga kata kunci, yakni bangkit, tangguh, dan berdaya saing. Hal ini diwujudkan melalui pemulihan usaha, penguatan struktur dan akses pembiayaan, serta inovasi produk dan perluasan pasar.

Partisipasi UMKM Kalbar di KKI 2026 dinilai penting mengingat pertumbuhan ekonomi provinsi ini pada triwulan II 2026 mencapai 5,61 persen secara tahunan. Angka tersebut turut didukung oleh aktivitas ribuan UMKM yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Kalbar.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: kalbar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top