KALIMANTAN BARAT — Kepergian Bojan Hodak menjadi babak baru bagi perjalanan Persib di kompetisi tertinggi sepak bola Indonesia. Pelatih asal Kroasia itu tercatat sukses mempersembahkan tiga gelar juara beruntun sebelum akhirnya menyerahkan kendali tim kepada Igor Tolic.
Perubahan tak hanya terjadi di jajaran pelatih. Komposisi pemain asing Maung Bandung juga mengalami perombakan signifikan jelang bergulirnya musim anyar. Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah tersendiri bagi Tolic untuk meramu tim yang tetap kompetitif di papan atas.
Berikut adalah rangkaian pertandingan Persib Bandung sepanjang BRI Super League 2026/2027 yang perlu diketahui para Bobotoh.
Pekan 1: Persib Bandung vs Dewa United
Pekan 2: Persija Jakarta vs Persib Bandung
Pekan 3: Persib Bandung vs Bali United
Pekan 4: PSIS Semarang vs Persib Bandung
Pekan 5: Persib Bandung vs PSM Makassar
Pekan 6: Borneo FC vs Persib Bandung
Pekan 7: Persib Bandung vs Arema FC
Pekan 8: Persebaya Surabaya vs Persib Bandung
Pekan 9: Persib Bandung vs Madura United
Pekan 10: Persik Kediri vs Persib Bandung
Pekan 11: Persib Bandung vs Persis Solo
Pekan 12: Barito Putera vs Persib Bandung
Pekan 13: Persib Bandung vs RANS Nusantara FC
Pekan 14: Persita Tangerang vs Persib Bandung
Pekan 15: Persib Bandung vs PSS Sleman
Pekan 16: Persib Bandung vs Persija Jakarta
Pekan 17: Dewa United vs Persib Bandung
Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti keputusan resmi penyelenggara liga.
Perjalanan Persib di musim ini langsung diuji dengan laga bertajuk super big match melawan Persija Jakarta pada pekan kedua. Bentrok melawan rival abadi ini dipastikan berjalan sengit, apalagi laga tersebut akan digelar di kandang Macan Kemayoran.
Selain menghadapi persaingan ketat dari tim-tim papan atas, konsistensi menjadi kunci utama bagi Igor Tolic. Dengan materi pemain yang diperbarui, ia perlu segera menemukan formula terbaik agar Persib mampu bersaing hingga akhir musim dan mempertahankan dominasinya di puncak klasemen.
Tekanan untuk tampil konsisten juga datang dari para pendukung setia yang menuntut gelar keempat beruntun. Kini, seluruh perhatian tertuju pada bagaimana Tolic merespons ekspektasi tinggi tersebut di kompetisi yang semakin kompetitif.