PONTIANAK — Kunjungan kerja Abdul Mu'ti menyasar dua sekolah dengan skala kebutuhan berbeda. SMAN 7 Pontianak menerima alokasi Rp1,05 miliar, sementara SD Negeri 39 Sungai Raya memperoleh Rp2,2 miliar untuk rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan ruang kelas baru.
Revitalisasi di Kalbar menjadi bagian dari target nasional 71.744 satuan pendidikan pada 2026. Pada 2025, sebanyak 16.167 satuan pendidikan telah menerima program serupa.
Prioritas Perbaikan: Laboratorium hingga Ruang Kelas Rusak
Dana Rp1,05 miliar di SMAN 7 Pontianak digunakan untuk memperbaiki laboratorium komputer, laboratorium bahasa, serta ruang kelas yang mengalami kerusakan. Sekolah yang berdiri sejak 1973 itu belum pernah menerima program revitalisasi sebelumnya.
Kepala SMAN 7 Pontianak Ibrahim menyebut pihaknya memprioritaskan fasilitas dengan kondisi paling mendesak. "Maka dari itu yang darurat kami utamakan dulu, demi kenyamanan dan keamanan belajar," kata Ibrahim.
Kerusakan ruang kelas berdampak langsung pada pengaturan kegiatan belajar. Selama dua tahun terakhir, SMAN 7 Pontianak menerapkan dua sesi pembelajaran, pagi dan sore, untuk menyesuaikan keterbatasan ruang yang layak digunakan.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana Reza Pratama menilai fasilitas memadai menjadi syarat utama untuk menunjang kegiatan belajar mengajar. "Kami sangat butuh bantuan terkait pembangunan ini, karena ketika kita mempunyai prasarana dan sarana yang bagus, kita bisa melangkah lebih jauh juga," ujarnya.
Rp38,35 Miliar di Pontianak, Serap 585 Tenaga Kerja Lokal
Program revitalisasi di Kota Pontianak mencakup 46 sekolah dengan total anggaran Rp38,35 miliar. Pelaksanaannya menyerap 585 tenaga kerja lokal, sehingga manfaat program tidak berhenti pada perbaikan fasilitas pendidikan.
Abdul Mu'ti menegaskan target revitalisasi tahun ini sebagai bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto. "Kita targetkan revitalisasi ribuan satuan pendidikan tahun ini sebagai wujud komitmen Bapak Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki mutu dan kualitas pembelajaran anak bangsa di seluruh Indonesia," ujar Abdul Mu'ti.
Harapan Murid: Ruang Baru, Semangat Baru
Di Kubu Raya, SD Negeri 39 Sungai Raya mendapat Rp2,2 miliar untuk merehabilitasi ruang kelas dan membangun ruang kelas baru. Siswi kelas 6A, Aqila Viandra, menyambut rencana pembangunan itu. "Wah senang banget, karena ruangan baru juga, tambah senang, tambah semangat," ucapnya.
Harapan serupa disampaikan Aida Nafisa Aristantio, siswi kelas XII SMAN 7 Pontianak. Ia ingin perbaikan segera rampung agar guru dan murid dapat kembali beraktivitas dengan lebih nyaman.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak seluruh pihak mengawal pelaksanaan program agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar mendukung peningkatan mutu pembelajaran.