Pencarian

Vivo Watch 6 Resmi Meluncur, Usung Kaca Safir dan Layar AMOLED 3.500 Nits

Selasa, 22 September 2026 • 16:06:01 WIB
Vivo Watch 6 Resmi Meluncur, Usung Kaca Safir dan Layar AMOLED 3.500 Nits
Vivo resmi meluncurkan Vivo Watch 6 dengan kaca kristal safir dan layar AMOLED 1,47 inci.

KALIMANTAN BARAT — Vivo resmi mengumumkan smartwatch Vivo Watch 6 yang hadir dengan kaca kristal safir sebagai standar di seluruh lini produk, dipasangkan panel AMOLED 1,47 inci berkecerahan puncak 3.500 nits. Jam pintar ini tersedia dalam tiga varian, yakni Bluetooth standar, eSIM standar, dan Titanium eSIM, dengan harga mulai 999 yuan. Peluncuran ini menempatkan Vivo Watch 6 bersaing langsung di segmen smartwatch premium yang biasanya dikuasai merek global.

Vivo Watch 6 diperkenalkan bersamaan dengan pengumuman Vivo X500 Series. Perusahaan memposisikan jam pintar ini sebagai perangkat dengan material kelas premium, tetapi tetap dijual pada harga yang bisa dijangkau. Kaca kristal safir dipakai di semua varian, bukan hanya model termahal.

Tiga Varian dengan Material Berbeda

Vivo membagi Watch 6 ke dalam tiga pilihan. Ada varian Bluetooth standar, varian eSIM standar, dan varian Titanium eSIM yang menyasar segmen kelas atas.

Model standar dan eSIM dasar memakai rangka baja tahan karat 316L dengan bobot 44 gram. Model premium memakai paduan titanium kelas kedirgantaraan TC4 yang lebih ringan, yakni 37 gram. Sasis seluruh model memiliki ketebalan 9,5 mm, belum termasuk tonjolan sensor di bagian belakang.

Layar dan Daya Tahan Baterai

Panel AMOLED 1,47 inci menjadi tulang punggung tampilan Vivo Watch 6, dengan refresh rate 60Hz dan kecerahan puncak 3.500 nits. Fitur Always-on Display (AoD) tersedia dan memakai refresh rate dinamis antara 5Hz hingga 30Hz untuk menekan konsumsi daya.

Soal daya tahan, Vivo memperkirakan versi Bluetooth mampu bertahan hingga 10 hari pada pemakaian normal. Jika pemakaian lebih ringan, klaimnya bisa mencapai 21 hari.

Pelacakan Kesehatan dan Olahraga

Vivo Watch 6 dibekali delapan saluran sensor detak jantung dan 16 saluran sensor oksigen dalam darah. Pemantauan berjalan terus menerus untuk detak jantung, SpO2, tidur, dan tingkat stres.

Vivo mengklaim akurasi detak jantung rata-rata mencapai 97,2% di berbagai skenario olahraga bila dibandingkan dengan tali dada profesional. Angka itu naik menjadi 98,5% saat berlari, berjalan, bersepeda, dan mendaki. Lebih dari 100 mode olahraga tersedia di perangkat ini.

Navigasi GNSS dan Dukungan eSIM

Untuk navigasi, jam ini menyertakan pengaturan GNSS lima sistem frekuensi ganda. Vivo menyebut perangkat kerasnya diperbarui sehingga waktu penguncian satelit membaik 34% dan akurasi lintasan naik 10%. Barometer bawaan dan peta offline turut disertakan.

Pada model eSIM, Vivo Watch 6 memakai teknologi phased-array pasif untuk menampung tiga jalur sinyal simultan di pita L1 dan L5. Model ini juga bisa menerima panggilan telepon, pesan teks, serta navigasi tanpa harus terhubung ke ponsel.

NFC, Kunci Mobil Digital, dan Asisten AI

Fitur lain yang disematkan mencakup NFC untuk pembayaran tanpa kontak, dukungan kunci mobil digital, dan asisten AI BlueLM dari Vivo. Kombinasi ini menempatkan Watch 6 bukan sekadar pelacak kebugaran, melainkan perangkat pendamping harian.

Harga dan Ketersediaan

Vivo Watch 6 dibanderol mulai dari 999 yuan. Belum ada keterangan resmi soal jadwal masuk pasar Indonesia maupun harga lokalnya. Vivo tercatat cukup agresif memperluas lini wearable di pasar domestiknya, dan peluncuran ini menambah tekanan pada merek smartwatch yang sudah lebih dulu bermain di segmen premium.

Follow radarsambas.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gadget.jagatreview.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks