KALIMANTAN BARAT — Xiaomi memperkenalkan Pocket Guitar, aksesori magnetik yang mengubah Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max menjadi gitar mini lewat pemanfaatan layar sekunder di bagian belakang. Aksesori ini dijual 599 yuan (sekitar Rp1,6 juta) di China melalui JD.com, terhubung via Bluetooth ke aplikasi karaoke Changba, dan belum ada informasi soal ketersediaan global.
Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max kini punya fungsi tambahan di luar kendali smartphone biasa. Perusahaan asal China itu merilis Pocket Guitar, aksesori magnetik yang menempel di punggung ponsel dan mengubahnya menjadi alat musik petik berukuran saku.
Perangkat ini menyasar pengguna yang ingin bermain musik tanpa membawa gitar sungguhan. Bobotnya ringan, bisa dilipat, dan dirancang menyatu dengan layar sekunder yang sudah tertanam di seri Xiaomi 18 Pro.
Saat dibuka, Pocket Guitar menampilkan tombol chord bernomor I sampai VII di satu sisi. Sisi lainnya berfungsi sebagai area petikan yang bisa disentuh langsung oleh jari pengguna.
Aksesori ini terhubung ke smartphone lewat Bluetooth dan berjalan bersama aplikasi karaoke Changba. Ada dua mode permainan yang tersedia untuk pengguna.
Mode pertama adalah Chord Mode, di mana pengguna memilih chord sendiri sambil memetik senar virtual. Mode kedua disebut Rhythm Mode, di mana aplikasi Changba yang menangani perpindahan chord sehingga pengguna cukup mengikuti ritme petikan.
Layar belakang Xiaomi 18 Pro series dimanfaatkan untuk menampilkan kontrol dan informasi permainan. Posisi area petikan sengaja diletakkan di bawah layar agar tangan pengguna tidak menutupi tampilan saat bermain.
Pendekatan ini membuat layar sekunder tidak lagi sekadar pajangan notifikasi atau jam. Xiaomi tampaknya ingin mendorong fungsi layar belakang sebagai antarmuka sekunder yang benar-benar dipakai untuk interaksi.
Pocket Guitar tidak eksklusif untuk Xiaomi 18 Pro series. Aksesori ini juga bisa dipakai pada smartphone Xiaomi lain serta iPhone yang menjalankan iOS 14 atau versi lebih baru.
Meski begitu, fitur yang memanfaatkan layar belakang hanya tersedia di Xiaomi 18 Pro dan 18 Pro Max. Pengguna perangkat lain tetap bisa memainkan Pocket Guitar, tetapi tanpa integrasi tampilan layar sekunder.
Untuk daya, aksesori ini dibekali baterai 630mAh dengan klaim daya tahan hingga 30 hari. Pengisian daya dilakukan melalui port USB Type-C.
Di pasar China, Xiaomi Pocket Guitar dijual dengan harga 599 yuan atau sekitar Rp1,6 juta. Penjualannya untuk sementara hanya melalui platform JD.com.
Xiaomi belum mengumumkan rencana penjualan global untuk aksesori ini. Belum ada informasi apakah Pocket Guitar akan masuk ke pasar Indonesia atau negara Asia Tenggara lainnya.
Selain berfungsi sebagai alat musik, Pocket Guitar bisa dilipat dan dipakai sebagai phone stand. Kombinasi fungsi hiburan dan penopang perangkat ini menjadi nilai tambah tersendiri di kategori aksesori smartphone yang biasanya monoton.
Langkah Xiaomi menghadirkan aksesori semacam ini menunjukkan arah berbeda dari kompetitor yang umumnya fokus pada spesifikasi kamera atau chipset. Jika diadopsi pasar lain, Pocket Guitar bisa membuka ceruk baru bagi pengembang aplikasi musik dan karaoke di ekosistem mobile.