KALIMANTAN BARAT — Rentang harga Rp85 juta ternyata masih membuka banyak opsi di pasar mobil bekas lokal. Moladin merangkum 15 model yang harganya berada di bawah angka tersebut, dengan catatan kondisi, tahun produksi, transmisi, dan riwayat perawatan membuat harga unit sejenis bisa berbeda-beda.
Daftar ini disusun sebagai referensi awal. Sebelum transaksi, tetap cek riwayat servis, surat-surat, dan kondisi mesin langsung.
Ayla generasi awal jadi salah satu unit paling gampang ditemui di rentang ini. Produksi 2013–2016 biasanya dijual Rp60–85 juta, tergantung tipe dan kondisi.
Mesin 1.0 liter bikin konsumsi BBM irit untuk pemakaian dalam kota. Dimensinya compact, mudah bermanuver di gang sempit. Suku cadang dan biaya perawatan relatif bersahabat.
Agya tahun 2013–2016 masih banyak tersedia di pasar, dengan harga sekitar Rp65–85 juta. Karakternya mirip Ayla karena keduanya satu basis.
Bedanya terasa di fitur, desain, dan pilihan varian. Jaringan bengkel Toyota yang luas jadi pertimbangan tersendiri buat pembeli mobil bekas.
Brio Satya generasi awal cocok buat kamu yang mau LCGC kecil dengan mesin cukup responsif. Unit 2014–2016 masih bisa ditemukan di sekitar Rp70–85 juta untuk varian dan kondisi tertentu.
Mesin 1.2 liter jadi keunggulan dibanding beberapa LCGC bermesin 1.0 liter. Nilai jual kembali Brio juga relatif kuat.
Karimun Wagon R mengutamakan kabin lega dalam bodi compact. Unit bekas generasi awal bisa ditemukan mulai Rp60 jutaan, sebagian masih di bawah Rp85 juta.
Desain tall boy bikin ruang kepala lega. Mesin 1.0 liter cukup untuk kebutuhan harian. Pilihan transmisi manual dan AGS tersedia tergantung tahun dan tipe.
March jadi alternatif city car non-LCGC. Unit 2010–2013 masih dapat ditemukan di kisaran Rp65–80 juta, tergantung mesin, transmisi, dan riwayat perawatan.
Pilihan mesin 1.2 liter cukup untuk harian, sementara varian 1.5 liter menawarkan performa lebih kuat. Fitur Intelligent Key jadi nilai tambah di tipe tertentu.
Picanto bekas berada di sekitar Rp45–75 juta, menyisakan ruang dari budget Rp85 juta untuk perbaikan atau perawatan awal.
Bodinya kecil, mudah dipakai di perkotaan. Tersedia transmisi manual dan otomatis. Calon pembeli perlu lebih teliti memastikan riwayat perawatan dan ketersediaan suku cadang.
Yaris generasi pertama atau Yaris Bakpao bisa jadi pilihan kalau kamu ingin hatchback 1.5 liter. Unit 2006–2009 dijual sekitar Rp75–85 juta, sangat tergantung kondisi dan varian.
Mesin 1NZ-FE jadi alasan generasi ini masih diminati. Kabinnya fleksibel untuk harian, dengan performa dan ruang lebih besar dibanding city car.
Vios jadi opsi sedan murah. Unit 2007 sekitar Rp65–80 juta, sedangkan 2008 di kisaran Rp70–85 juta.
Mesin 1.5 liter cukup untuk dalam kota maupun luar kota. Kabin lebih nyaman dibanding city car, ditambah jaringan bengkel Toyota yang luas.
Jazz generasi kedua (2008–2013) masih jadi buruan di pasar bekas. Unit awal generasi ini bisa masuk rentang Rp80–85 juta untuk kondisi tertentu.
Kabin fleksibel dengan kursi belakang yang bisa dilipat jadi andalan. Mesin 1.5 i-VTEC responsif dan irit untuk kelasnya.
Swift 2005–2010 berada di kisaran Rp65–85 juta. Handling-nya jadi nilai jual utama untuk penggemar hatchback kompak.
Mesin 1.5 liter memberi tenaga cukup. Kabin terasa lebih sporty dibanding city car biasa, meski ruang belakang tidak selega MPV.
Sirion generasi kedua bisa ditemukan di sekitar Rp70–85 juta. Model ini berbagi basis dengan Toyota Boon dan Passo di Jepang.
Kabinnya lega untuk ukuran city car. Mesin 1.3 liter cukup untuk harian. Suku cadang Daihatsu mudah dicari.
Livina X-Gear atau Livina generasi awal bisa masuk rentang Rp70–85 juta untuk unit 2007–2011. Cocok buat yang butuh MPV kecil dengan ground clearance agak tinggi.
Mesin 1.5 liter cukup untuk angkut keluarga kecil. Kabin lega dengan tiga baris kursi, meski baris ketiga terasa sempit untuk orang dewasa.
APV jadi pilihan MPV murah dengan kabin luas. Unit 2005–2010 bisa ditemukan mulai Rp60 jutaan hingga Rp85 juta.
Mesin 1.5 liter dan penggerak belakang bikin APV kuat angkut beban. Cocok untuk keluarga besar atau usaha kecil, meski konsumsi BBM tidak seirit MPV modern.
Avanza generasi pertama (2004–2011) masih banyak di pasar dengan harga Rp75–85 juta untuk unit kondisi layak.
Mesin 1.3 liter cukup untuk harian. Kabin lega tujuh penumpang, suku cadang melimpah, dan bengkel di mana-mana. Ini alasan Avanza tetap jadi rujukan MPV bekas.
Xenia generasi awal berbagi basis dengan Avanza. Harga bekasnya sekitar Rp70–85 juta untuk unit 2004–2011.
Karakter mesin dan kabin mirip Avanza. Pilihan 1.0 liter dan 1.3 liter tersedia tergantung tahun. Suku cadang Daihatsu mudah ditemui dengan harga bersaing.
Harga di atas hanya estimasi pasar. Kondisi aktual, kelengkapan surat, dan riwayat servis sangat menentukan nilai jual.
Bawa mekanik tepercaya atau lakukan inspeksi menyeluruh sebelum transaksi. Cek juga pajak tahunan dan status BPKB agar tidak ada masalah di kemudian hari.