Universitas PGRI Pontianak Gelar Salat Istisqa Bareng Polsek dan Politeknik Aisyiyah, Kapolresta Pimpin Khutbah

Penulis: Ramli Siregar  •  Sabtu, 12 September 2026 | 06:01:31 WIB
Jamaah melaksanakan salat istisqa di halaman Universitas PGRI Pontianak.

PONTIANAK — Salat istisqa digelar di halaman Universitas PGRI Pontianak dengan melibatkan tiga pihak: sivitas akademika kampus, Kepolisian Sektor Pontianak Kota, dan Politeknik Aisyiyah Pontianak. Kapolresta Pontianak Kombes Pol Endang Tri Purwanto hadir langsung dan menyampaikan khutbah di hadapan para jamaah.

Pelaksanaan salat berlangsung khusyuk. Jamaah bersama-sama memanjatkan doa memohon rahmat Allah SWT agar hujan segera diturunkan di Kalimantan Barat.

Mengapa Salat Istisqa Digelar di Tengah Kemarau

Kemarau panjang yang melanda Kalbar mendorong berbagai pihak melakukan beragam upaya menekan ancaman karhutla. Selain langkah teknis seperti operasi modifikasi cuaca, ikhtiar spiritual turut dilakukan.

Wakil Rektor Universitas PGRI Pontianak, Suherdiyanto, menyebut salat istisqa sebagai bentuk ikhtiar bersama di tengah kondisi kemarau panjang yang berdampak terhadap berbagai aktivitas masyarakat Kalbar.

“Kita menyadari bahwa menghadapi kondisi kemarau panjang dan ancaman karhutla membutuhkan ikhtiar bersama. Selain berbagai upaya teknis yang dilakukan pemerintah dan pihak terkait, hari ini kita juga melakukan ikhtiar spiritual melalui salat istisqa, memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan di Kalimantan Barat,” ujar Suherdiyanto.

Harapan Setelah Hujan Turun

Suherdiyanto berharap hujan yang turun nantinya dapat membantu mengatasi kekeringan sekaligus mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan. Turunnya hujan juga diharapkan memperbaiki kualitas lingkungan yang terdampak asap akibat karhutla.

“Kita berharap hujan segera turun, membawa manfaat bagi masyarakat, membantu mengatasi kekeringan dan bersama-sama mengurangi risiko karhutla. Yang tidak kalah penting, momentum ini juga mengingatkan kita untuk terus menjaga lingkungan dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran,” katanya.

Peran Kampus dalam Kepedulian Lingkungan

Suherdiyanto menambahkan, keterlibatan sivitas akademika dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian perguruan tinggi terhadap kondisi yang tengah dihadapi masyarakat Kalbar.

Menurutnya, kampus tidak hanya memiliki peran dalam bidang pendidikan dan penelitian, tetapi juga dapat mengambil bagian dalam membangun kepedulian sosial dan lingkungan. Kegiatan salat istisqa diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan dalam menghadapi dampak kemarau.

Di tengah kondisi cuaca yang kering dan meningkatnya risiko karhutla, hujan menjadi salah satu harapan masyarakat untuk membantu membasahi lahan serta mengurangi potensi munculnya titik api.

Ikhtiar spiritual melalui salat istisqa berjalan beriringan dengan berbagai upaya pencegahan dan penanganan karhutla yang dilakukan pemerintah, aparat, relawan maupun masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Universitas PGRI Pontianak bersama Polsek Pontianak Kota dan Politeknik Aisyiyah Pontianak berharap hujan segera turun di Kalimantan Barat. Masyarakat juga diingatkan untuk terus menjaga lingkungan dan bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: suarapemredkalbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top