MEMPAWAH — Kapolda Kalbar Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar meninjau kesiapan pengamanan objek vital nasional di Kabupaten Mempawah, memastikan dua kawasan strategis, yakni Pelabuhan Terminal Kijing dan proyek smelter PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), tetap aman dari potensi gangguan. Kunjungan kerja ini dirangkaikan dengan pemantauan langsung titik karhutla di Kecamatan Sungai Kunyit.
Rombongan berangkat mulai pukul 09.55 WIB dari wilayah hukum Polsek Sungai Kunyit, Polres Mempawah. Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Kalbar, Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto, Kepala BPBD Mempawah Aswin AS, unsur Forkopimcam Sungai Kunyit, serta pengelola Terminal Kijing dan PT BAI.
Di Pelabuhan Terminal Kijing, Kapolda berdialog dengan pihak pengelola untuk memastikan sistem pengamanan kawasan pelabuhan berjalan optimal, termasuk pengawasan wilayah pesisir. Kawasan ini dinilai krusial karena menjadi salah satu objek vital nasional yang menopang aktivitas logistik dan industri di Kalbar.
Peninjauan dilanjutkan ke kawasan proyek smelter PT Borneo Alumina Indonesia (BAI). Kapolda berkoordinasi dengan manajemen perusahaan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu operasional proyek strategis nasional tersebut.
Hadir dalam koordinasi ini antara lain GM PT Pelindo Regional 2 Pontianak Yanto, Manajer Kawasan Terminal Kijing Panji Rahmat Lianto, Direktur Utama PT BAI Darwin Saleh Siregar, dan Manajer Eksternal PT BAI Yan Eka.
Sebelum meninggalkan lokasi, rombongan menyambangi titik hotspot karhutla di RT 004/RW 001, Dusun Semayar, Desa Sungai Kunyit Hulu. Kapolda melihat langsung kondisi di lapangan untuk memastikan upaya pemadaman dan mitigasi berjalan maksimal.
Cuaca kering yang masih melanda disebut berpotensi memperluas kebakaran. Kapolda mengingatkan pentingnya sinergi semua unsur, baik TNI-Polri, pemerintah daerah, maupun masyarakat, dalam menghadapi ancaman karhutla yang bisa berdampak pada aktivitas ekonomi warga.
Camat Sungai Kunyit Feri Ramadhani, Kapolsek Sungai Kunyit Iptu Lodrick Taliak Hungan, Kepala Puskesmas Rawat Jalan Sungai Kunyit dr. Rizkia Aulia, serta Kepala Desa Sungai Kunyit Hulu Mat Harun turut mendampingi kunjungan.