Kia EV3 Meluncur di AS dengan Harga Rp 478 Jutaan, Jauh Lebih Murah dari Niro EV

Penulis: Ujang Rahmat  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:23:01 WIB
Kia EV3 resmi meluncur di pasar Amerika Serikat dengan harga mulai dari US$ 29.890 atau sekitar Rp 478 jutaan.

KALIMANTAN BARAT — Kia mengumumkan kehadiran EV3 untuk pasar Amerika Serikat pada Kamis (pekan ini), setelah model ini lebih dulu sukses di Eropa dan Inggris. Di tahun pertamanya, EV3 tercatat sebagai mobil listrik terlaris ketiga di Inggris dan masuk 10 besar pasar Eropa.

Yang menarik, harga dasar EV3 sama persis dengan Niro Hybrid terbaru yang juga diumumkan pekan ini, yakni US$ 29.890. Dibandingkan Niro EV yang masih dijual sebagai model 2026 dengan harga US$ 39.700, EV3 lebih murah hampir US$ 10.000.

Niro EV Resmi Pensiun, Digantikan EV3

Keputusan Kia menghentikan Niro EV dari lini produknya bukan tanpa alasan. Jung Won-jung, vice president Kia Corp, menyebut Niro sebagai "langkah pertama Kia menuju masa depan elektrifikasi" dalam media briefing peluncuran Niro Hybrid pada Maret lalu.

Dengan hadirnya EV3 yang dibangun di atas platform khusus EV (E-GMP), varian listrik Niro dianggap tidak lagi diperlukan. Niro sendiri mulai tahun model 2027 hanya akan tersedia sebagai hybrid, baik HEV maupun PHEV.

Dua Pilihan Baterai, Jarak Tempuh hingga 321 Mil

EV3 ditawarkan dalam lima trim: Light, Wind, Land, GT-Line, dan GT. Varian dasar Light FWD memakai baterai 58,3 kWh dengan jarak tempuh EPA hingga 221 mil (sekitar 356 km). Empat trim lainnya menggunakan baterai 81,4 kWh yang mampu menempuh hingga 321 mil (sekitar 517 km) dalam sekali pengisian.

Motor listrik tunggal di poros depan menghasilkan 201 hp untuk varian FWD. Pembeli bisa menambah sistem all-wheel drive di semua trim kecuali Light dengan biaya tambahan US$ 3.200. Konfigurasi dual-motor AWD ini menghasilkan 261 hp, sementara EV3 GT paling bertenaga dengan 288 hp.

Port NACS Standar, Fast Charging 29 Menit

Seluruh varian EV3 sudah dilengkapi port NACS bawaan, sehingga pemilik bisa langsung mengisi daya di jaringan Supercharger Tesla tanpa adaptor tambahan. Dengan DC fast charging 350 kW, baterai 58,2 kWh dapat diisi dari 10% ke 80% dalam sekitar 29 menit. Versi baterai besar hanya butuh 31 menit untuk proses serupa.

Di dalam kabin, EV3 mengusung sistem infotainment ccNC (connected car Navigation Cockpit) anyar Kia. Layarnya nyaris 30 inci, terdiri dari dua panel 12,3 inci dalam lengkungan panoramic yang menggabungkan cluster instrumen dan layar utama, plus layar sentuh 5 inci khusus kontrol klimatis di bawahnya.

Dimensi Lebih Kompak, Kabin Tetap Luas

Secara fisik, EV3 lebih pendek 4,7 inci dan lebih lebar 1 inci dari Niro EV, dengan panjang 169,3 inci, lebar 72,8 inci, dan wheelbase 105,5 inci. Meski begitu, platform E-GMP membuat ruang kabinnya tetap lega—total volume interior mencapai 99,7 kaki kubik menurut standar SAE.

Dengan kombinasi harga agresif, teknologi modern, dan jarak tempuh yang kompetitif, EV3 diposisikan Kia sebagai opsi yang lebih besar dari Chevrolet Bolt EV dan Nissan LEAF—dua mobil listrik yang banderolnya berada di kisaran harga serupa. Pertanyaannya sekarang: apakah EV3 akan mampu mengulang kesuksesan Eropa di pasar AS yang jauh lebih kompetitif?

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top