LANDAK — Pembagian masker berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB dan menyasar pengendara serta warga yang masih beraktivitas di luar rumah. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini terhadap dampak buruk kabut asap bagi kesehatan masyarakat.
Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., menyebut kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Forkopimca Mandor terhadap kondisi warga di tengah meningkatnya kabut asap.
IPDA Bernadus mengimbau masyarakat untuk selalu memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan. Ia juga meminta warga yang tidak memiliki kepentingan mendesak untuk mengurangi waktu di luar rumah demi menghindari paparan kabut asap.
"Pembagian masker ini merupakan langkah sederhana namun penting untuk membantu melindungi masyarakat, khususnya pengguna jalan dan warga yang harus beraktivitas di luar rumah, dari paparan kabut asap," ujar Kapolsek Mandor.
Ia menambahkan, warga yang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, sesak napas, atau tenggorokan perih diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Pihak Puskesmas Mandor mencatat dalam beberapa waktu terakhir ada sejumlah masyarakat yang datang berobat dengan keluhan mengarah pada ISPA. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena kabut asap dinilai berisiko lebih besar bagi anak-anak, lanjut usia, dan warga dengan penyakit bawaan.
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Camat Mandor Rumolda Reno, SKM., perwakilan Kepala Puskesmas Mandor Rabidin, perwakilan CV. Mitra Tunggal Mandiri Aron, personel Polsek Mandor, anggota Koramil 74, serta staf Puskesmas dan Kantor Camat Mandor.
Forkopimca Mandor berharap pembagian masker ini bisa menumbuhkan kesadaran warga untuk menjaga kesehatan. Sinergi antara pemerintah kecamatan, TNI-Polri, tenaga kesehatan, dan pihak swasta ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk perlindungan kepada masyarakat di tengah kondisi udara yang tidak sehat.