PT PLN (Persero) UP3 Pontianak memastikan pasokan listrik andal selama Polytron Pontianak International Challenge 2026 yang berlangsung 25–31 Agustus 2026 di GOR Ayani. Sebanyak 17 negara akan ambil bagian dalam turnamen bulu tangkis kalender BWF tersebut.
PONTIANAK — PT PLN (Persero) UP3 Pontianak menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis untuk mendukung kelancaran Polytron Pontianak International Challenge 2026. Ajang bulu tangkis internasional itu dijadwalkan berlangsung pada 25–31 Agustus 2026 di GOR Ayani Pontianak.
Manager PLN UP3 Pontianak, Shofwan Juniardi, mengatakan pihaknya telah melakukan asesmen dan pengecekan menyeluruh terhadap infrastruktur kelistrikan di lokasi kegiatan. Pengamanan berlapis disiapkan mulai dari suplai utama, penyulang cadangan, hingga perangkat backup.
Shofwan memastikan personel teknik disiagakan di lokasi selama 24 jam. Langkah ini untuk menjamin respons cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan di tengah pertandingan.
"Kami menyiapkan pengamanan berlapis, mulai dari suplai utama, suplai cadangan, genset, hingga UPS. Personel teknik juga disiagakan di lokasi untuk memastikan respons cepat selama kegiatan berlangsung," ujar Shofwan.
General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menegaskan komitmen perusahaan mengawal kegiatan strategis yang membawa nama Kota Pontianak ke kancah internasional. Seluruh sumber daya dikerahkan untuk menjaga keandalan pasokan listrik.
"Dengan dukungan infrastruktur berlapis dan personel di lapangan, kami siap memberikan pelayanan terbaik bagi atlet, ofisial, panitia, dan masyarakat," tutur Maria.
Dukungan ini dinilai penting karena turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan poin ranking dunia, tetapi juga berdampak pada sektor pariwisata dan perekonomian Kota Pontianak.
Ketua Panitia Pelaksana Polytron Pontianak International Challenge 2026, Yuni Kartika, mengapresiasi dukungan PLN dalam memastikan kebutuhan kelistrikan selama turnamen. Menurutnya, keandalan listrik menjadi faktor krusial dalam penyelenggaraan ajang internasional.
"Kami bersyukur Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah kejuaraan bulu tangkis internasional yang masuk dalam kalender BWF. Terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang telah mendukung penuh keandalan kelistrikan turnamen ini," kata Yuni.
Ia berharap kejuaraan ini memberikan dampak positif bagi olahraga, pariwisata, dan perekonomian Kota Pontianak. PLN juga berharap sinergi dengan panitia, pemerintah, dan seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat posisi Pontianak sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah berbagai ajang nasional dan internasional.