Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menerima bantuan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memperkuat respons cepat personel di lapangan. Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar menegaskan kesiapan sarana harus diimbangi kemampuan operasional personel saat menghadapi titik api.
PONTIANAK — Polda Kalimantan Barat (Kalbar) memastikan kesiapan personel dan perlengkapan dalam menghadapi musim kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar meninjau langsung kesiapan peralatan yang baru diterima dan memimpin simulasi penanganan karhutla di Pontianak, Rabu.
Bantuan peralatan tersebut dirancang untuk memperkuat pencegahan dan penanganan karhutla, khususnya di wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi. Pengecekan mencakup kendaraan operasional, peralatan pemadaman, hingga perlengkapan pendukung lainnya.
Dalam kegiatan itu, personel tidak hanya diperiksa perlengkapannya, tetapi juga diuji melalui simulasi penanganan kebakaran. Langkah ini memastikan setiap anggota memahami tugas dan mahir mengoperasikan alat ketika menghadapi kebakaran di lapangan.
“Saya yakin dan percaya seluruh personel memiliki kemampuan serta menguasai cara mengoperasikan peralatan yang ada. Yang terpenting, peralatan ini harus dirawat dan personel terus dilatih,” ujar Alberd.
Kapolda menginstruksikan seluruh peralatan dirawat secara berkala dan digunakan secara optimal. Ia menekankan perlengkapan tersebut jangan sampai hanya menjadi barang simpanan yang tidak memberi manfaat bagi masyarakat.
Menurut Alberd, kesiapan peralatan dan personel merupakan faktor penentu dalam merespons cepat karhutla, termasuk membantu warga yang terdampak kebakaran maupun kabut asap. “Kesiapsiagaan menjadi poin utama agar sarana prasarana yang kita miliki dapat digunakan tepat waktu, tepat sasaran dan memberikan manfaat untuk membantu serta menolong masyarakat,” katanya.
Ia juga meminta seluruh personel meningkatkan kemampuan melalui latihan berkelanjutan. Hal ini dinilai penting untuk menjaga semangat dan kesiapan dalam menjalankan tugas di tengah tantangan penanganan karhutla di lapangan.
Dengan tambahan peralatan dan simulasi rutin, Polda Kalbar berharap mampu menekan risiko kebakaran hutan dan lahan yang kerap melanda sejumlah kabupaten/kota di provinsi tersebut setiap musim kemarau.