KALIMANTAN BARAT — PT Kereta Commuter Indonesia (KAI Commuter) menyatakan perjalanan KRL lintas Rangkasbitung telah beroperasi normal kembali setelah petugas berhasil memadamkan api yang membakar lahan di sisi jalur rel. Insiden ini sempat menyebabkan sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan pada pagi hari.
"Mohon maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Rangkasbitung dikarenakan adanya kebakaran lahan dekat jalur KA antara Stasiun Daru-Tigaraksa, saat ini sedang dalam proses pemadaman," tulis keterangan akun resmi @CommuterLine.
Setelah proses pemadaman dinyatakan rampung, petugas KAI langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi bantalan rel dan sistem persinyalan di titik lokasi. Hasilnya, kedua jalur yang sempat ditutup untuk kepentingan pemadaman dinyatakan aman untuk dilalui rangkaian kereta.
Meski demikian, kecepatan operasional kereta yang melintas di segmen tersebut masih dibatasi hingga kondisi lintasan benar-benar pulih. KAI Commuter mengimbau para pengguna jasa untuk tetap waspada dan menaati arahan petugas di lapangan selama masa normalisasi berlangsung.
Kebakaran lahan yang terjadi di dekat bantaran rel ini diketahui pertama kali oleh petugas patroli jalur yang sedang bertugas. Titik api berada cukup dekat dengan lintasan aktif, sehingga demi keselamatan perjalanan, pihak pengelola sempat memberlakukan pembatasan kecepatan secara ketat di area terdampak.
Kejadian ini menjadi pengingat akan tingginya risiko kebakaran lahan di musim kemarau, terutama di area penyangga jalur kereta yang banyak ditumbuhi ilalang kering. KAI Commuter menyatakan akan terus memantau perkembangan cuaca dan memperketat patroli di titik-titik rawan guna mengantisipasi gangguan serupa terulang kembali.
"Pembaharuan informasi akan di-update seiring dengan perkembangan di lokasi," tutup keterangan resmi tersebut. Para pengguna diimbau memantau kanal informasi resmi Commuter Line untuk mendapatkan pembaruan jadwal perjalanan sebelum berangkat.