Bank Kalbar Turun ke Jalan Bagikan 4.000 Masker di Sekadau, Kolaborasi dengan RAPI Lawan Dampak Kabut Asap

Penulis: Ujang Rahmat  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:27:02 WIB
Petugas gabungan membagikan masker kepada pengendara di persimpangan jalan kawasan Pasar Sekadau.

SEKADAU — Ratusan masker dibagikan langsung dari tangan ke tangan di persimpangan jalan, kawasan Pasar Sekadau, hingga warung-warung milik warga. Mereka yang melintas tampak antusias menerima masker yang dibagikan oleh personel gabungan yang berbaur dengan masyarakat.

Aksi yang dipusatkan di depan Gedung UMKM Center Sekadau ini melibatkan tidak kurang dari sepuluh instansi dan organisasi. Selain Bank Kalbar, tampak hadir Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Palang Merah Indonesia (PMI), Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), serta unsur TNI/Polri.

PIP Bank Kalbar Terjun Langsung ke Lapangan

Yang menarik perhatian, Persatuan Istri Pegawai (PIP) Bank Kalbar ikut ambil bagian dalam pembagian masker. Mereka menyasar pengendara yang tengah berhenti di lampu merah dan pejalan kaki di sejumlah titik keramaian.

“Kami menyambut baik dan mendukung kegiatan yang positif ini. Kami ikut partisipasi untuk turun bersama teman-teman,” ujar Khairil, Wakil Kepala Cabang Bank Kalbar Sekadau.

Keterlibatan pihak perbankan ini dinilai penting lantaran menjadi jembatan antara sektor usaha dengan kebutuhan darurat masyarakat. Kehadiran mereka memperluas jangkauan distribusi bantuan di tengah kondisi udara yang tidak sehat.

RAPI: Ini Gerakan Bersama, Bukan Sekadar Bagi-Bagi Masker

Ketua RAPI Wilayah 13 Kabupaten Sekadau, Kundori (JZ21LKD), menegaskan bahwa pembagian masker hanyalah simbol dari kepedulian yang lebih besar. Menurutnya, penanganan dampak kabut asap tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah atau aparat keamanan.

“Kami bersama seluruh unsur yang terlibat ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Masker yang dibagikan memang sederhana, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian untuk membantu melindungi masyarakat, khususnya dari dampak asap dan kualitas udara yang kurang sehat,” kata Kundori.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghentikan praktik pembakaran lahan. Kondisi cuaca yang panas dan kering saat ini membuat api mudah menyebar dan sulit dikendalikan.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran lahan, apalagi dalam kondisi cuaca yang panas dan kering seperti sekarang. Pencegahan harus menjadi gerakan bersama,” ujarnya.

Jaringan Radio Jadi Tulang Punggung Koordinasi Bencana

Kundori menambahkan, RAPI tidak hanya berhenti pada fungsi komunikasi radio. Organisasi ini berupaya mengambil peran aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, terutama ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat maupun bencana.

“RAPI memiliki jaringan komunikasi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung koordinasi di lapangan. Namun yang lebih penting adalah bagaimana keberadaan RAPI bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” katanya.

Jaringan komunikasi antar-anggota RAPI yang tersebar di berbagai kecamatan menjadi kekuatan utama dalam memantau titik-titik rawan karhutla. Informasi cepat dari lapangan bisa langsung diteruskan kepada pihak berwenang.

Polres Sekadau Beri Apresiasi, Pembagian Berlanjut Esok Hari

Kasat Lantas Polres Sekadau, IPTU Sudarsono, menyambut baik inisiatif ini. Pihaknya menilai kolaborasi semacam ini membantu tugas kepolisian dalam menjaga keselamatan warga di tengah darurat asap.

“Kami berharap aksi ini bisa bermanfaat kepada masyarakat dalam peduli darurat kabut asap ini,” katanya saat memberikan pengarahan.

Dari total 15 ribu masker yang disiapkan, sebanyak 4.000 lembar habis terbagi pada hari pertama. Rencananya, pembagian masker akan dilanjutkan pada hari berikutnya di titik-titik yang berbeda.

Kundori mengapresiasi seluruh organisasi, lembaga, perusahaan, dan unsur TNI/Polri yang berkolaborasi dalam kegiatan ini. Ia menekankan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga karena persoalan kabut asap dan karhutla tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top