Koramil 1210-02/Mempawah Hulu dan Polsek Gelar Patroli Karhutla di Dusun Sukamaju, Warga Diminta Segera Lapor Jika Temukan Titik Api

Penulis: Ramli Siregar  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:26:02 WIB
Personel TNI-Polri melaksanakan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan di Dusun Sukamaju, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Landak, Selasa (…).

LANDAK — Langkah deteksi dini kembali digencarkan jajaran TNI-Polri di Kabupaten Landak. Personel Siaga Koramil 1210-02/Mempawah Hulu bersama Personel Siaga Polsek Mempawah Hulu memulai patroli terpadu pada Selasa pagi sekitar pukul 09.30 WIB, menyusuri area permukiman dan lahan warga di Dusun Sukamaju.

Patroli ini bukan sekadar rutinitas. Sasaran utamanya adalah memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memicu kebakaran meluas. Personel gabungan juga berdialog langsung dengan Ketua RT 02, Fiktorius Bento, beserta warga setempat untuk menyampaikan imbauan pencegahan.

Sinergi TNI-Polri dan Peran Aktif Warga

Dalam kesempatan itu, warga diimbau untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Personel menekankan agar setiap indikasi munculnya titik api segera dilaporkan ke perangkat desa atau aparat terdekat, bukan menunggu api membesar.

Kegiatan ini melibatkan Serka Suparno, Serda Arianto Gogon, dan Kopda Doni dari Koramil. Dari jajaran kepolisian, turut hadir Aipda Latif dan Brigpol Yogi.

Komandan Kodim 1210/Landak: Jangan Tunggu Api Membesar

Komandan Kodim 1210/Landak, Letkol Inf Doni Prasetyo, S.Hub.Int., M.I.P., menegaskan bahwa pencegahan Karhutla tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Perlu keterlibatan semua pihak sejak dini.

"Kami terus mendorong jajaran Koramil untuk meningkatkan patroli dan komunikasi dengan masyarakat sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi Karhutla. Jangan menunggu api membesar, setiap indikasi kebakaran harus segera dilaporkan dan ditangani bersama. Sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah Karhutla meluas," tegas Dandim.

Kesadaran Kolektif Kunci Cegah Karhutla

Dandim menambahkan, kepedulian warga terhadap lingkungan menjadi benteng pertahanan utama. Aktivitas pembakaran yang dilakukan sembarangan, sekecil apa pun, berisiko menimbulkan bencana asap yang dampaknya dirasakan lintas wilayah.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga wilayah dari Karhutla. Kepedulian dan kewaspadaan masyarakat sangat penting karena pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan ketika kebakaran sudah meluas," tambahnya.

Patroli serupa direncanakan terus dilaksanakan secara berkala di titik-titik rawan lainnya di Kecamatan Mempawah Hulu selama musim kemarau berlangsung.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: majalahmataborneonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top