Dua Pesawat Dikerahkan untuk Modifikasi Cuaca di Ketapang, Gubernur Kalbar Ria Norsan Minta Warga Tak Bakar Lahan

Penulis: Tedy Rustandi  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:51:01 WIB
Dua pesawat dikerahkan untuk operasi modifikasi cuaca guna mendukung pemadaman karhutla di Ketapang, Kalimantan Barat.

PONTIANAK — Upaya pemadaman karhutla di Kalimantan Barat kini diperkuat teknologi modifikasi cuaca. Gubernur Kalbar Ria Norsan menyatakan dua dari tiga pesawat yang disiapkan pemerintah telah diserahkan khusus untuk menangani titik api di Kabupaten Ketapang, sedangkan satu pesawat lainnya digunakan untuk operasi di wilayah lain.

“Alhamdulillah sudah mulai tidak terlalu parah kebakaran-kebakarannya. Saya lihat dari satelit, alhamdulillah sudah tidak terlalu parah,” ujar Ria Norsan, Rabu (19/8/2026).

Kondisi Karhutla di Ketapang Mulai Membaik

Meski titik api masih terpantau, Norsan menilai kondisi karhutla di Ketapang berangsur membaik. Hal serupa juga terjadi di sejumlah kabupaten lain di Kalbar yang dinilai tidak separah sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan orang nomor satu di Kalbar tersebut di tengah tingginya kewaspadaan terhadap potensi meluasnya kebakaran akibat cuaca kering.

Harapan Hujan Alami dan Imbauan Tegas ke Masyarakat

Pemerintah berharap hujan alami segera turun dalam waktu dekat untuk membantu memadamkan titik-titik api yang tersisa. Namun, di saat yang sama, peran aktif masyarakat dinilai menjadi kunci utama pencegahan.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat hujan alam akan turun. Di samping kita berusaha, kita juga minta masyarakat tidak membakar lahan,” katanya.

Imbauan ini menjadi catatan penting, mengingat sebagian besar karhutla di Kalbar kerap dipicu aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar. Pemerintah terus mengingatkan risiko hukum dan dampak asap bagi kesehatan masyarakat luas.

Reporter: Tedy Rustandi
Sumber: tkppontianak.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top