BANYUWANGI — Tiket kereta api lokal dengan harga di bawah Rp 10.000 masih bisa didapatkan di koridor timur Jawa Timur. KA Pandanwangi yang melayani rute Ketapang-Jember mematok tarif reguler Rp 8.000 per penumpang untuk sekali jalan, tanpa membedakan jarak tempuh.
Harga ini berlaku flat, baik penumpang yang naik dari stasiun awal hingga akhir maupun yang hanya melintasi beberapa stasiun perantara. Dengan durasi tempuh sekitar 2,5 jam untuk rute penuh, tarif tersebut menjadikan kereta ini pilihan transportasi massal termurah di jalur tersebut.
Bagi calon penumpang yang berangkat dari Ketapang menuju Jember, KAI mengoperasikan dua perjalanan dalam sehari. Jadwal pagi maupun malam dirancang untuk mengakomodasi mobilitas harian warga.
Perjalanan pagi menjadi favorit bagi penumpang yang ingin tiba sebelum siang. Sementara jadwal malam cocok untuk mereka yang bepergian setelah aktivitas harian selesai.
Untuk arah sebaliknya, KA Pandanwangi juga melayani dua kali keberangkatan dari Stasiun Jember. Jadwal pertama berangkat pukul 05.10 WIB dan tiba di Ketapang pukul 07.45 WIB. Jadwal kedua berangkat pukul 14.15 WIB dengan waktu tiba pukul 16.45 WIB.
Pilihan jam keberangkatan yang tersebar dari pagi hingga petang ini memberikan fleksibilitas bagi penumpang untuk menyesuaikan rencana perjalanan, baik untuk keperluan bisnis, silaturahmi keluarga, maupun wisata.
Mengingat tarifnya yang sangat terjangkau, kursi KA Pandanwangi kerap habis dipesan. KAI membuka penjualan tiket melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum tanggal keberangkatan.
Calon penumpang disarankan tidak mengandalkan pembelian tiket dadakan di stasiun atau go show. Antrean dan risiko kehabisan tempat duduk menjadi alasan utama untuk memesan tiket lebih awal.
Penumpang juga wajib membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau identitas asli lain yang sesuai dengan nama pada tiket. Petugas stasiun akan melakukan pemeriksaan kelengkapan dokumen saat proses boarding.
Agar perjalanan tidak tertinggal, penumpang diimbau tiba di stasiun setidaknya 30 menit sebelum jam keberangkatan. Langkah ini penting untuk memberikan waktu cukup bagi proses pemeriksaan tiket dan identitas.
Perjalanan menggunakan kereta ini juga menawarkan pemandangan alam khas Jawa Timur yang tidak bisa dinikmati saat menggunakan kendaraan pribadi di jalan raya. Bebas macet menjadi nilai tambah bagi penumpang yang menempuh rute ini secara rutin.