KUBU RAYA — Operasi kemanusiaan ini melibatkan jajaran Kodim dan Batalyon di bawah naungan Kodam XII/Tanjungpura. Bantuan air bersih didistribusikan langsung ke permukiman warga yang mengalami krisis air untuk kebutuhan sehari-hari, tidak hanya mengandalkan truk tangki, tetapi juga memanfaatkan kendaraan pemadam kebakaran milik satuan jajaran agar penyaluran lebih cepat.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tanjungpura, Kolonel Arh Agung Sinaring, M., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan komitmen nyata TNI AD untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat.
"Pendistribusian air bersih ini adalah komitmen nyata Kodam XII/Tanjungpura untuk hadir di tengah masyarakat, terlebih dalam situasi sulit akibat musim kemarau. Kami mendayagunakan seluruh potensi satuan, mulai dari Kodim hingga Batalyon agar bantuan ini dapat menjangkau warga yang paling membutuhkan secara cepat dan tepat," ujarnya.
Bantuan air bersih disalurkan ke sejumlah daerah terdampak, di antaranya Kabupaten Mempawah, Kubu Raya, Sambas, Sanggau, Landak, Sintang, Kapuas Hulu, Ketapang, Bengkayang, hingga Kota Singkawang. Di setiap titik, personel disiagakan untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar dan tepat sasaran.
Kodim 1201/Mempawah, misalnya, mengerahkan 20 personel bersama dua unit tangki air untuk memenuhi kebutuhan 20 kepala keluarga di Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mempawah Hilir. Sementara itu, Kodim 1207/Pontianak menyalurkan dua tangki air bersih kepada warga Dusun Mulyorejo, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.
Tidak hanya jajaran kewilayahan, satuan tempur juga ambil bagian. Yonif 644/Walet Sakti menyalurkan dua tangki air bersih kepada 23 kepala keluarga di Desa Sibau Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu. Yonarmed 16/Tumbak Kaputing dan Yonkav 12/Beruang Cakti juga bergerak mendistribusikan bantuan ke sejumlah wilayah perdesaan di Kabupaten Landak dan Mempawah.
Kehadiran personel TNI beserta bantuan air bersih mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga mengaku terbantu karena selama beberapa pekan terakhir mengalami krisis air bersih yang berdampak pada aktivitas sehari-hari.
Kodam XII/Tanjungpura menegaskan komitmennya untuk terus menyiagakan personel serta armada pendistribusian air bersih selama musim kemarau masih berlangsung. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi kekeringan di lapangan, sehingga bantuan dapat dialokasikan ke wilayah-wilayah lain yang membutuhkan secara berkelanjutan.