Jakarta - Perut kembung terjadi apabila ada sejumlah gas yang menumpuk di dalam saluran pencernaan seperti usus dan lambung, yang disebabkan oleh masuknya udara dari luar atau meningkatnya produksi gas di dalam usus.
Penyebab perut kembung:
Cara mengatasi perut kembung:
Kebanyakan penyebab perut kembung tidak berbahaya dan keluhan ini biasanya dapat membaik dengan sendirinya. Namun jika perut kembung disertai nyeri hebat, demam, atau berlangsung lama, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan tidak ada gangguan pencernaan yang lebih serius.
Kapan perut kembung perlu diwaspadai
Meski umumnya tidak berbahaya, perut kembung yang terjadi terus-menerus, disertai penurunan berat badan tanpa sebab jelas, darah pada tinja, atau nyeri perut yang semakin memburuk perlu diperiksakan ke dokter untuk memastikan tidak ada gangguan pencernaan yang lebih serius, seperti intoleransi makanan tertentu atau gangguan pada organ pencernaan.
Menjaga pola makan teratur, mengunyah makanan dengan baik, serta membatasi konsumsi makanan yang diketahui memicu gas berlebih pada diri sendiri dapat membantu mencegah perut kembung kambuh secara berulang dalam kehidupan sehari-hari.
Mengonsumsi probiotik dari yoghurt atau makanan fermentasi juga dipercaya membantu menjaga keseimbangan bakteri baik di saluran pencernaan, sehingga produksi gas berlebih bisa lebih terkontrol.