PONTIANAK — Rapat pleno pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat berlangsung singkat dan kondusif. Hanya satu nama yang mendaftar sebagai calon ketua, sehingga sidang memutuskan pemilihan dilakukan secara aklamasi. Muhammad Farizi pun langsung ditetapkan sebagai ketua untuk masa bakti lima tahun ke depan.
Keputusan aklamasi ini bukan tanpa dasar. Seluruh 12 pengurus Karang Taruna dari kabupaten dan kota di Kalimantan Barat yang memiliki hak suara dalam Temu Karya Daerah memberikan dukungan penuh kepada Muhammad Farizi. Dukungan bulat ini dibacakan langsung oleh pimpinan sidang, Jhonny Situmorang.
“Menetapkan dan mengesahkan hasil pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031, Saudara Muhammad Farizi dinyatakan terpilih secara aklamasi dengan dukungan penuh,” ujar Jhonny saat memimpin rapat pleno di Pontianak.
Mekanisme aklamasi dinilai sebagai bentuk nyata dari kebersamaan dan soliditas organisasi kepemudaan di Kalimantan Barat. Penetapan Muhammad Farizi disambut tepuk tangan meriah oleh seluruh peserta Temu Karya Daerah yang hadir di ruang sidang Pendopo Gubernur.
“Menetapkan Saudara Muhammad Farizi sebagai Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031,” tegas Jhonny Situmorang dalam sidang pleno tersebut.
Terpilihnya Muhammad Farizi secara aklamasi menjadi simbol kuatnya semangat gotong royong di tubuh Karang Taruna Kalbar. Organisasi kepemudaan ini diharapkan semakin aktif, mandiri, dan mampu bersinergi dengan pemerintah maupun masyarakat dalam pembangunan daerah.
Dengan rampungnya proses pleno ini, rangkaian pemilihan Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Barat masa bakti 2026–2031 resmi berakhir. Fokus selanjutnya adalah menyusun program kerja untuk lima tahun ke depan.