22 Cabang Olahraga Masyarakat Siap Dipertandingkan di FORPROV II Kalbar 2026, Target Dongkrak Ekonomi Singkawang

Penulis: Ramli Siregar  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 19:44:31 WIB
Peluncuran maskot dan logo FORPROV II Kalbar 2026 digelar di Singkawang sebagai persiapan ajang olahraga masyarakat.

SINGKAWANG — Peluncuran maskot, logo, dan theme song FORPROV II Kalimantan Barat 2026 menjadi penanda keseriusan pemerintah daerah mengintegrasikan olahraga masyarakat dengan penguatan ekonomi dan pariwisata. Acara peluncuran berlangsung di Aula Balairung Kantor Wali Kota Singkawang, Jumat (5/6/2026), dihadiri perwakilan Gubernur Kalbar, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harisson, serta jajaran KORMI Kota Singkawang.

“Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Singkawang dan KORMI Kota Singkawang yang telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mempersiapkan FORPROV II Kalbar,” ujar Harisson yang juga menjabat sebagai Ketua KORMI Provinsi Kalimantan Barat.

Olahraga Tanpa Batas Usia

Tidak seperti cabang olahraga prestasi yang memerlukan seleksi ketat, olahraga masyarakat justru mengusung semangat partisipasi massal. Harisson menegaskan bahwa FORPROV dirancang untuk semua kalangan: anak-anak, remaja, dewasa, hingga lanjut usia.

“Olahraga masyarakat tidak mengenal batas, semua bisa ikut serta. FORPROV menjadi momentum penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas olahraga sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di Kalbar,” ungkapnya.

Selain aspek kebugaran, ajang ini juga menjadi ruang pelestarian budaya. Berbagai permainan rakyat dan olahraga tradisional khas Kalimantan Barat akan dipertandingkan, menjadi media edukasi multikultural bagi generasi muda.

Multiplier Effect bagi Pelaku UMKM dan Pariwisata

Pemerintah daerah tidak hanya memandang FORPROV sebagai pesta olahraga. Ribuan peserta, official, pendamping, dan komunitas olahraga yang diperkirakan membanjiri Singkawang selama sepekan dinilai akan menggerakkan sektor riil.

“Hotel, restoran, pelaku UMKM, pusat kuliner, transportasi, hingga sektor jasa lainnya akan ikut merasakan manfaat dari kegiatan ini,” terang Harisson.

Ia menambahkan, perputaran ekonomi yang terjadi selama festival menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat kini telah menjelma menjadi penggerak ekonomi daerah. “Kegiatan olahraga yang dikemas dengan baik akan menghadirkan multiplier effect,” tutupnya.

Dukungan Penuh Pemprov untuk Olahraga Masyarakat

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalimantan Barat, Sugeng Hariadi, menegaskan bahwa pemerintah provinsi memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga masyarakat melalui KORMI. Menurutnya, jika olahraga prestasi menjadi ranah KONI, maka KORMI bertugas menggerakkan masyarakat agar gemar berolahraga.

“Tujuan akhirnya adalah menciptakan masyarakat yang sehat, bugar, produktif, dan bahagia,” ucap Sugeng.

Ia berharap olahraga rekreasi bisa menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern di Kalbar. Dengan persiapan yang telah dimulai sejak jauh-jauh hari, FORPROV II Kalbar 2026 diyakini akan menjadi agenda tahunan yang dinantikan, tidak hanya oleh atlet, tetapi juga oleh pelaku usaha dan wisatawan.

Reporter: Ramli Siregar
Sumber: infopublik.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top