PONTIANAK — Prosesi pengangkatan 16 CPNS menjadi PNS di lingkungan Kanwil Kemenkum Kalbar berlangsung beberapa waktu lalu. Momen tersebut menjadi titik awal perjalanan karier mereka sebagai aparatur sipil negara yang memiliki tanggung jawab langsung kepada publik.
Dalam arahannya, Kakanwil Jonny Pesta Simamora tidak hanya menyampaikan selamat. Ia secara spesifik mengingatkan bahwa status baru sebagai PNS membawa konsekuensi moral yang lebih besar. Integritas dan disiplin menjadi dua pilar utama yang harus dipegang teguh.
"Pesan saya sederhana tapi fundamental: jaga integritas dan disiplin," ujar Jonny di hadapan para PNS yang baru diangkat. Ia menegaskan bahwa pelanggaran sekecil apa pun dapat mencoreng nama institusi dan menghambat pelayanan hukum kepada masyarakat.
Pengangkatan CPNS menjadi PNS kerap menjadi fase kritis dalam birokrasi. Momentum ini tidak hanya soal administrasi kepegawaian, tetapi juga soal pembentukan karakter aparatur. Jonny tampak sengaja menempatkan isu integritas sebagai pesan pertama, bukan sekadar formalitas seremonial.
Langkah ini juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran di Kanwil Kemenkum Kalbar bahwa reformasi birokrasi tidak berhenti di proses rekrutmen. Justru, setelah resmi menjadi PNS, tantangan menjaga marwah institusi baru dimulai.
Dengan bertambahnya 16 PNS baru, Kanwil Kemenkum Kalbar diharapkan dapat memperkuat lini pelayanan publik, terutama di bidang administrasi hukum dan pemasyarakatan. Penambahan personel ini juga menjadi sinyal positif bagi masyarakat yang membutuhkan akses layanan hukum yang lebih cepat dan profesional.
Ke depan, para PNS yang baru diangkat ini akan langsung ditempatkan di unit kerja masing-masing sesuai dengan formasi awal. Kinerja mereka akan menjadi tolok ukur keberhasilan proses pembinaan yang telah dijalani selama masa CPNS.