PONTIANAK — Duel berlangsung sengit sejak ronde pertama. Daud tampil agresif melancarkan serangan untuk menekan lawannya, sementara Ador Torres bertahan dengan pertahanan solid yang membuat petinju berjuluk The Senator itu bekerja keras sepanjang pertandingan.
Daud menjaga dominasi pengumpulan poin dari ronde awal hingga ronde ketujuh. Meski terus mendapat tekanan, Torres bertahan sampai pertarungan memasuki ronde kedelapan.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyerahkan langsung hadiah Rp1 miliar kepada Daud. Ria mengungkapkan dirinya menerima amanah dari Oesman Sapta Odang untuk menyerahkan hadiah tersebut.
"Sesuai amanah orang tua kita, H. Oesman Sapta Odang, atas kemenangan Daud Yordan, beliau mengamanahkan kepada saya untuk memberikan Rp1 miliar," ujar Ria Norsan.
Hadiah itu menjadi salah satu sorotan dalam gelaran Back to Champion 2026 di Pontianak. Dukungan tersebut menunjukkan apresiasi terhadap perjuangan Daud yang mengharumkan nama Indonesia melalui olahraga tinju.
Usai pertandingan, Daud menyampaikan terima kasih kepada sejumlah tokoh yang mendukung perjalanan kariernya. Ia menyebut Oesman Sapta Odang dan Raja Sapta Oktohari sebagai pihak yang berperan besar atas pencapaiannya.
"Terima kasih kepada ayahanda saya, Oesman Sapta Odang, tokoh nasional dan Kalimantan Barat. Juga kepada Raja Sapta Oktohari, karena beliau saya sampai berada di sini," ujar Daud.
Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, masyarakat, para tokoh daerah, Ketua DPD RI, serta seluruh anggota DPD RI.
Di balik kemenangan tersebut, Daud mengakui persiapannya menghadapi Ador Torres belum maksimal. Ia menyebut penampilannya baru mencapai sekitar 50 persen dari kemampuan yang ingin diperlihatkan di atas ring.
Pernyataan itu membuka peluang bagi Daud untuk kembali bertarung dalam duel yang lebih besar. Ia mengisyaratkan keinginan menghadapi petinju legendaris Filipina yang juga berstatus senator.
Raja Sapta Oktohari menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian Daud. Ia berharap keberhasilan petinju asal Sukadana tersebut menjadi inspirasi bagi generasi muda Kalimantan Barat.
"Daud menunjukkan putra Kalimantan Barat yang membanggakan Indonesia. Kita menunggu Daud Yordan lainnya dari Kalimantan Barat," ujarnya.
Harapan itu menjadi tantangan bagi dunia olahraga Kalimantan Barat untuk terus melahirkan atlet tinju yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Daud menegaskan kemenangannya bukan hanya pencapaian pribadi, melainkan juga kebanggaan bagi daerah dan bangsa.
"Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan Kalimantan Barat dan Indonesia," tegasnya.