PONTIANAK — Krisantus Kurniawan tidak ingin INKANAS Kalbar hanya sekadar banyak menggelar kegiatan. Ia menuntut ada peningkatan kualitas nyata dari setiap karateka, bukan sekadar perubahan warna sabuk.
Di hadapan ratusan peserta ujian, Krisantus menegaskan bahwa setiap kenaikan tingkat harus mencerminkan peningkatan teknik, disiplin, mental, dan fisik. Ia memperingatkan agar tidak ada lagi karateka yang naik sabuk tanpa kompetensi yang memadai.
"Saya ingin kalian berkualitas, saya ingin kalian punya prestasi, saya ingin setiap karateka menggunakan sabuk sesuai dengan kualitas warna sabuknya. Jangan hanya naik tingkat, tetapi kemampuan juga harus benar-benar meningkat," tegasnya dalam sambutan.
Perhatian khusus diberikan kepada peserta ujian sabuk cokelat dan hitam. Menurut Krisantus, karateka di level ini harus menunjukkan kematangan yang hampir setara dengan sabuk hitam. "Kualitasnya harus beda tipis dengan sabuk hitam. Harus benar-benar siap," ucapnya.
Krisantus optimistis target besar itu bisa diraih jika seluruh pengurus, pelatih, dan atlet memiliki komitmen yang sama dalam pembinaan berkelanjutan. Ia secara spesifik menargetkan INKANAS Kalbar menjadi perguruan yang tidak terkalahkan di ajang kompetisi.
"Saya ingin kalau ada pertandingan, kalian menjadi juara, baik di nomor kumite maupun kata. Saya ingin di Kalbar ini INKANAS menjadi perguruan yang tidak terkalahkan. Saya juga ingin INKANAS menjadi wakil terbaik Kalbar dan menjadi perguruan yang paling aktif di provinsi ini," ujar Wagub.
Sejak dipercaya memimpin, Krisantus mengakui frekuensi kegiatan INKANAS Kalbar sudah tinggi. Namun, ia menekankan bahwa kuantitas kegiatan harus dibarengi dengan kualitas atlet yang terus meningkat.
Wagub Kalbar juga menyoroti peran orang tua dalam pembinaan. Menurutnya, karate bukan hanya olahraga fisik, tetapi juga sarana pembentukan karakter dan kedisiplinan anak.
"Saya mohon dukungan dari para orang tua. Karate sangat berguna untuk kesehatan anak-anak kita, membentuk disiplin, melatih pengendalian diri, dan menjadi bekal untuk menjaga diri dari berbagai kemungkinan. Karena itu, teruslah memberi semangat kepada putra-putri yang berlatih karate," tuturnya.
Krisantus menutup arahannya dengan ajakan untuk terus berlatih tanpa cepat puas. Ia meyakinkan bahwa prestasi hanya bisa diraih melalui konsistensi dan kemauan untuk terus berkembang. "Kita belum terlambat. Terus perbaiki gerakan, tingkatkan fisik, sesuaikan kemampuan dengan tingkatan sabuk yang dimiliki," pungkasnya.