Polsek Menjalin di Landak Gencar Patroli dan Edukasi Karhutla, Warga Masih Anggap Membakar Lahan sebagai Tradisi

Penulis: Ujang Rahmat  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 13:01:01 WIB

MENJALIN — Masih ada masyarakat di Kecamatan Menjalin yang membuka ladang dengan membakar lahan, meskipun praktik itu dilarang dan berisiko memicu karhutla. Kapolsek Menjalin IPTU Donny Pati Pratama Yolanda menyebut kebiasaan tersebut sudah berlangsung lama dan dianggap sebagai tradisi.

“Masih terdapat sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya memahami larangan membuka lahan dengan cara membakar, bahkan menganggap praktik tersebut sebagai tradisi turun-temurun,” ujar Kapolsek dalam keterangannya, Minggu (26/7/2026).

Patroli Sekaligus Imbauan Langsung ke Rumah Warga

Pada Sabtu siang, personel Polsek Menjalin yang terdiri dari Aipda Slamet D. dan Brigpol Viter S. mendatangi warga di Desa Menjalin. Mereka menyampaikan imbauan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan demi mencegah karhutla.

Kegiatan ini merupakan bagian dari patroli rutin yang dikombinasikan dengan sosialisasi. Kapolsek mengatakan bahwa upaya preventif ini merupakan komitmen Polri dalam menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Gandeng Bhabinkamtibmas dan Instansi Terkait untuk Sosialisasi Lebih Masif

Ke depan, Polsek Menjalin tidak hanya mengandalkan patroli personel. Kapolsek menyebut akan menggandeng Bhabinkamtibmas dan instansi terkait untuk melaksanakan sosialisasi secara berkelanjutan dan lebih masif. Langkah ini diambil karena pemahaman warga terhadap larangan membakar lahan masih perlu ditingkatkan.

“Melalui patroli dan penyampaian imbauan secara langsung, diharapkan masyarakat semakin memahami dampak negatif pembakaran hutan dan lahan serta bersama-sama menjaga wilayah Kecamatan Menjalin agar tetap aman dan terbebas dari Karhutla,” tambah Kapolsek.

Selama patroli berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Menjalin terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan pada saat itu.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: majalahmataborneonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top