Timnas Jerman Resmi Tunjuk Juergen Klopp sebagai Pelatih, Kontrak 4 Tahun

Penulis: Ujang Rahmat  •  Minggu, 26 Juli 2026 | 01:11:31 WIB

KALIMANTAN BARAT — Klopp ditugaskan membangkitkan reputasi Jerman yang sempat dijuluki 'spesialis turnamen' sebelum performa ambruk sejak 2018. Kegagalan beruntun di Piala Dunia membuat federasi sepak bola Jerman (DFB) akhirnya memilih pelatih berkarakter eksplosif ini.

Misi Mengembalikan Kejayaan Die Mannschaft

Dalam tiga Piala Dunia berturut-turut, Jerman gagal menunjukkan taringnya. Tim yang sempat juara dunia 2014 itu kehilangan identitas sebagai tim turnamen. Klopp diharapkan membawa perubahan fundamental, bukan sekadar rotasi pemain.

Gagasan permainan yang jelas sudah dipersiapkan Klopp. Ia ingin menghadirkan sepak bola atraktif seperti yang pernah ia bangun di Borussia Dortmund dan Liverpool.

Gegenpressing Jadi Senjata Baru

Taktik andalan Klopp, gegenpressing atau pressing cepat saat kehilangan bola, akan menjadi fondasi permainan Jerman. Counter-attack diprediksi menjadi kunci serangan Die Mannschaft ke depan.

"Counter-attack akan menjadi isu kunci, formasi yang stabil, filosofi sepakbola yang jelas. Dengan semua ketidakpastian, kami tidak akan bermain man-marking. Namun tim terbaik di Jerman bermain man-marking," ujar Klopp dikutip dari Bild.

Formasi 4 Pemain Belakang & Sayap Lebar

Klopp memastikan timnya akan bermain dengan empat pemain di lini belakang, pola yang menurutnya dipakai oleh tim-tim juara turnamen. "Kami juga akan bermain dengan sayap. Para playmaker generasi sekarang berada di sayap," kata pelatih asal Jerman itu.

Ia berencana memetakan pemain-pemain yang cocok dengan filosofi gegenpressing. Klopp juga tidak keberatan mengorbitkan talenta muda yang sesuai dengan gaya permainannya.

Kutipan Klopp: "Saya Ingin Permainan yang Dinikmati"

Dalam pernyataan resmi, Klopp menekankan targetnya bukan sekadar menang. "Saya ingin sekali bekerja dengan pemain yang mau bermain sepakbola yang dapat dinikmati semua orang. Kesuksesan tidak selalu datang dengan cepat - kita tahu itu. Saya ingin orang-orang pulang dengan berpikir 'Wow, itu keren!'," ujarnya.

Gegenpressing ala Klopp memang terbukti menarik di Liverpool selama sembilan tahun kepelatihannya (2015–2024). Permainan counter-attack cepat yang menghibur berhasil membawa The Reds meraih berbagai trofi meski tidak disebut dalam bahan.

Reporter: Ujang Rahmat
Sumber: sport.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top